Perempuan dalam Arus Sejarah: Studi tentang Peran Prajurit Estri Pada Masa Mangkunegara I

Authors

  • Nasta Nasta Ayundra Oktavian Mahardi Author
  • Muhammad Faiz Qasthalani Author
  • Nurul Aurelia Putri Author

Keywords:

Mangkunegara 1

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran Prajurit Estri, kesatuan prajurit perempuan yang dibentuk oleh Mangkunegara I pada abad ke-18, sebagai representasi perubahan peran sosial perempuan Jawa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode historis dengan studi pustaka untuk menganalisis pembentukan dan kontribusi Prajurit Estri dalam bidang militer, ekonomi, dan sosial budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan Prajurit Estri mencerminkan pemikiran progresif Mangkunegara I yang mengakui kemampuan perempuan di luar ranah domestik, termasuk dalam bidang pertahanan dan militer. Prajurit Estri bukan hanya simbol kehadiran perempuan dalam militer, tetapi juga menandai pergeseran paradigma mengenai peran perempuan di lingkungan kerajaan, yang tidak lagi terbatas pada urusan rumah tangga, melainkan juga sebagai bagian dari struktur pertahanan dan ekonomi kerajaan. Penelitian ini menyoroti pentingnya peran perempuan dalam sejarah Jawa, khususnya di masa Mangkunegaran I.

References

Abbas, N. (2007). Organisasi Kemiliteran Pada Masa Pengaruh Islam dan Kolonial di Jawa. Berkala Arkeologi, 27(2), 32-39.

Anjani, A. M., Yuniyanto, T., & Purwanta, H. Peran Prajurit Estri Mangkunegaran pada Masa KGPAA Mangkunegara I (1742-1795). Candi: Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah, 23(1), 27-44.

Atmojo, K. C. S., Khofifah, N., & Maharani, D. N. (2021). Strategi Pertempuran Raden Mas Said di Vorstenlanden: Sikap Patriotisme dalam Menegakkan Keadilan. Academica: Journal of Multidisciplinary Studies, 5(1), 75-88.

Fananie, Z. (1994). Pandangan Dunia K.G.P.A.A Hamangkoenagoro I Dalam Babad Tutur: Sebuah Restrukturisasi Budaya. Surakarta: Muhammadiyah University Pers.

Fauzia, R. (2022). Sejarah Perjuangan Perempuan Indonesia Mengupayakan Kesetaraan Dalam Teori Feminisme. Journal of Comprehensive Science, 1(4), 861-881.

Gottschalk, L. (2008). Mengerti Sejarah. Jakarta: Universitas Indonesia Press.

Handayani, C. S., & Novianto, A. (2004). Kuasa Wanita Jawa. LKIS Pelangi Aksara.

Hastuti, D. L., Santosa, I., Syarief, A., & Widodo, P. (2020). Peran Dan Kedudukan Perempuan Mangkunegaran Dalam Sejarah Perkembangan Kebudayaan Jawa Masa Mangkunegara I-VIII. Prosiding: Seni, Teknologi, dan Masyarakat, (pp. 68-80).

Kriskartika, S. A., Pitana, T. S., & Susanto, S. (2019, February). Punggawa Baku in the Mangkunagara I Leadership’s Discourses. In Third International Conference of Arts, Language and Culture (ICALC 2018). Atlantis Press.

Kumar, A. (2008). PRAJURIT PEREMPUAN JAWA: Kesaksian Ihwal Istana dan Politik Jawa Akhir Abad ke-18. Depok: Komunitas Bambu.

Kuntowijoyo. (2003). Pengantar Ilmu Sejarah. Yogyakarta: PT Tiara Wacana.

Lavida, P. (2023). Peran Wernher von Braun dalam Perlombaan Antariksa Amerika Serikat pada Era Perang Dingin (Skripsi, FKIP Universitas Negeri Sebelas Maret), UNS Institutional Repository. https://digilib.uns.ac.id/dokumen/detail/107674/

Muflihah, W. (2015). Strategi Militer dalam Perang Kemerdekaan di Yogyakarta pada Tahun 1945-1949 (Skripsi, FKIP Universitas Negeri Sebelas Maret), UNS Institutional Repository. https://digilib.uns.ac.id/dokumen/detail/49695

Pambudi, I. G., & Raharjo, Y. K. (2018). Dusun Nglaroh, Wonogiri: Basis Perjuangan Politik Raden Mas Said 1742-1757. Jurnal Sejarah Dan Budaya, 12(2), 200-210.

Poerwadarminto, W. (1984). Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: PN Balai Pustaka.

Pranata, A. Y., & Rejeki, M. N. S. (2024, June). Penguatan Peran Politik Perempuan dalam Kelembagaan: Belajar dari Media Tari Ladrang Mangunkung. In Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (pp. 7-12).

Santosa, I. (2011). LEGIUN MANGKUNEGARAN (1808-1942): Tentara Jawa Perancis Warisan Napoleon Bonaparte. Jakarta: PT Kompas Media Nusantara.

Sedyowati, N. A., & Safitry, M. (2024). “Kembang Mangkunegaran: Perjuangan Emansipasi Perempuan Keraton Mangkunegaran” Peranan Budaya-Intelektual Gusti Noeroel Tahun 1921-2015 (Doctoral dissertation, UIN Surakarta).

Setiawan, N. (2020). Eksistensi Perempuan dalam Tari Masa Mangkunegera IX Bercermin pada Tari Bedhaya Anglir Mendhung dan Bedhaya Suryasumirat. Jurnal Wanita dan Keluarga, 1(1), 7-15

Wardhana, C. D. (2015). Kesetaraan Gender dalam Babad Tutur Karya Mangkunegara I. Jumantara: Jurnal Manuskrip Nusantara, 6(1), 91-108.

Wijiastuti, E. (2005). Keberadaan Wanita Sebagai Prajurit Estri Dibawah Pimpinan Raden Mas Said (Mangkunegara I) 150-1795. (Skripsi tidak diterbitkan), Universitas Negeri Malang.

Yayasan Mangadeg. (1988). Pangeran Sambernyawa: Ringkasan Sejarah Perjuangannya. Surakarta: Reksopustoko.

Downloads

Published

2025-12-10

Issue

Section

Artikel