Representasi Sosiologi Islam Kehidupan Masyarakat Madura Pada Tradisi Sastra Lisan Kejhung

Authors

  • Fathurrozi Furqon Universitas Al-Amien Prenduan Author

Keywords:

Sosiologi Islam; Masyarakat Madura; Kejhung.

Abstract

Penelitian ini menyoroti peran Kejhung, sastra lisan Madura, sebagai gambaran kaya tentang sosiologi Islam dalam masyarakat Madura. Dalam konteks ini, penting untuk memahami sejauh mana Kejhung berfungsi sebagai cerminan religiositas orang Madura. Penelitian ini bertujuan menjawab beberapa pertanyaan berikut: (1) Bagaimana gambaran tradisi sastra lisan Kejhung? (2) Bagaimana dan sejauh mana Kejhung merepresentasikan sosiologi Islam masyarakat Madura? (3) Apa saja contoh Kejhung yang mencerminkan sosiologi Islam masyarakat Madura? Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data dianalisis dengan teknik hermeneutik, yaitu melalui pembacaan berulang, pengamatan, lalu penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Kejhung, khususnya Kejhung Bhabulangan, memuat pesan-pesan keagamaan. Hal ini menunjukkan bahwa Kejhung merupakan cerminan kehidupan religius masyarakat Madura. Sebagai sebuah representasi, Kejhung kerap ditampilkan dalam acara keagamaan dan diajarkan kepada generasi muda, meskipun hingga kini belum dimasukkan ke dalam kurikulum pendidikan di kabupaten-kabupaten di Madura.

References

Abdussamad, Z. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. Syakir Media Press.

Adisel, Nursanti, A., Mawarni, D. A., & Suryati. (2023). Interaksi Sosial dalam Pendidikan Agama Islam: Tinjauan Sosiologi. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 27865–27870. https://doi.org/10.31004/jptam.v7i3.11225

Amalih, I., & Ulum, B. (2021). Makna Sabar dalam Al-Qur’an (Study Komparasi atas Kisah Nabi Yusuf dan Nabi Ayyub dalam Tafsir Al-Misbah). El-Waroqoh Jurnal Ushuluddin dan Filsafat, 5(1), 1–27. http://dx.doi.org/10.28944/el-waroqoh.v5i1.272

Amrullah, A. (2015). Islam di Madura. Islamuna, 2(1), 56–69. https://doi.org/10.19105/islamuna.v2i1.654

Badrih, Moh. (2017). Ekspresi Simbol Monoteis Sastra Lisan Kejhung Madura (Telaah Semiotika Hjemslev). Sastranesia, 5(4), 74–83. https://doi.org/10.32682/sastranesia.v5i4.760

Bary, S., & Zakirman. (2020). Hermeneutika Friedrich D.E. Schleiermacher sebagai Metode Tafsir Al-Qur’an (Kajian Ayat Ikhlas; Jilbab’ Sayyarah’ dan Al-Huda). QUHAS, 9(1), 51–70. https://doi.org/10.1548/quhas.v9i1.15209

Fadli, M. R. (2021). Memahami Desain Metode Penelitian Kualitatif. Humanika, 21(1), 33–54. http://dx.doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075

Hamdani, A. D., & Dewi, D. A. (2021). Pendidikan Kewarganegaraan dalam Kehidupan Bersosialisasi dan Membangun Karakter Bangsa Pada Siswa Sekolah Dasar. KOnstruktivisme: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 13(1). https://doi.org/10.35457/konstruk.v13i1.1469

Hasanah, L. U., & Andari, N. (2021). Tradisi Lisan Sebagai Media Pembelajaran Nilai Sosial dan Budaya Masyarakat. Jurnal Online Fonema, 4(1), 48–66. https://doi.org/10.25139/fn.v4i1.3232

Magistra, T. (2018). Balasan Hasil Kinerja Berdasarkan Ayat dalam Al-Qur’an. Jurnal Tafsir Manajemen.

Maulidiah, E. H., Pratiwi, Y., & Zahro, A. (2024). Nilai Pendidikan Budaya Masyarakat Madura dalam Kèjhung. Jurnal Onoma, 10(3), 2555–2564. https://doi.org/10.30605/onoma.v10i3.3764

Rahmad, Supratman, M. T., Rahman, A., Hasanah, N. L., & Miati. (2022). Nilai-Nilai Religius dalam Peribahasa Madura. GERAM, 10(2), 124–132. https://doi.org/10.25299/geram.2022.vol10(2).10627

Santosa, P., Ranabrata, U. D., & Pratiwi, D. (2004). Sastra keagamaan dalam perkembangan sastra indonesia: Puisi 1946-1965. Pusat Bahasa.

Simega, B. (2017). Hermeneutika Sebagai Interpretasi Makna Dalam Kajian Sastra. Jurnal KIP, 2(1), 24–48. https://doi.org/10.47178/jkip.v2i1.152

Sri Utami; Wahyu Widayati; Victor Marolitua L Tobing. (2022). Tradisi Lisan Kejhung Sebagai Sumber Pendidikan dalam Penguatan Profil Peljaar Pancasila Berbasis Kearifan Lokal Madura. Jurnal Ilmiah Hospitality, Vol 11 No 2: Desember 2022 (in Press), 671–676.

Syamsuddin, Muh. (2007). Agama, Migrasi dan orang Madura. Aplikasia, 8(2), 150–182.

Syi’aruddin, A. M. (2016). Sastra dan Agama: Transformasi Nilai-Nilai Ajaran Islam dalam Karya Sastra. Prosiding Seminar Nasional Bahasa dan Sastra. Bahasa, Sastra, dan Politik di Era Siber, Bandar Lampung.

Titania, D. A., Wiharja, I. A., & Anggraini, N. (2021). Kajian Kritik Sosial dalam Cerpen pada Surat Kabar Jawa Pos Online Edisi 20 September-11 Oktober 2020 (Tinjauan Sosiologi Sastra). Prosiding Samasta, 187–196.

Utami, S., & Tobing, V. M. T. L. (2018). Nilai-Nilai Pendidikan dalam Komunikasi Kejhung Madura dan Relevansinya bagi Pemahaman Karakter Berbasis Kearifan Lokal Madura. Komunikasi, 8(2), 671–676. https://doi.org/10.21107/ilkom.v12i2.4515

Downloads

Published

2025-12-30

Issue

Section

Artikel